HARMONI DALAM TRI HITA KARANA

Ni Luh Nyoman Shita Sekar Padmi, Tisna Sanjaya

Abstract


Manusia, dikatakan sebagai mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Kesempurnaan manusia kini menjadikan manusia sebagai mahluk ciptaan Tuhan yang merasa paling berkuasa diantara mahluk ciptaan Tuhan lainnya. Kedekatan secara spiritual telah luntur, keharmonisan di Dunia bukanlah nilai yang utama. Bukankah jika manusia terus hidup seperti ini, manusia justru akan kehilangan segalanya. Melalui proses perenungan penulis teringat akan sebuah konsep kehidupan sederhana untuk menjaga keharmonisan dalam kehidupan. Sebuah filosofi hidup masyarakat Hindu Bali “Tri Hita Karana”. Penulis menyadari bahwa manusialah yang memegang peranan penting untuk membangun keharmonisan kehidupan. Konsep Tri Hita Karana dituangkan penulis melalui karya Instalasi yang diperkuat dengan Performance Art sebagai satu kesatuan karya dengan dorongan totalitas berkesenian.Melalui kesenianlah penghayatan nilai luhur kehidupan tersebut dapat tersampaikan. Penulis percaya bahwa seni dapat membawa perubahan, seni dapat memperkaya rasa, mempertajam empati dan menyuburkan nilai-nilai kemanusiaan.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.