DINAMIKA PERAN

Alfiah Rahdini, Amrizal Salayan

Abstract


Kebutuhan tiap individu untuk berinteraksi dengan individu lain adalah hal yang menyebabkan individu tersebut menjadi mahluk sosial. Interaksi
antar manusia melahirkan peran dalam kehidupan manusia. Di semua masyarakat yang pernah dikenal, hampir semua orang hidup terikat dalam
jaringan kewajiban dan hak keluarga yang disebut hubungan peran (role relation). Maka setelah itu, manusia mulai membentuk dirinya berdasarkan
peran yang diberikan oleh keluarga atau peran yang dipilih olehnya sendiri, atau juga peran yang diberikan sekaligus dipilihnya sendiri. Oleh karena
itu setiap manusia adalah peran utama dan masing-masing peran mendefinisikan peran lainnya. Maka dari itu terjadi dinamika peran, dimana kondisi
sebuah peran tidak pernah stabil atau selalu berubah-ubah ketika menghadapi peran lainnya. Dalam kondisi dinamika peran ini, saya ingin menikmati
setiap peran yang saya mainkan. Saya ingin menikmati hubungan dengan setiap peran yang berada dihadapan dan disekitar saya. Saya ingin merdeka
dan bijaksana dalam membangun dan menyutradarai peran saya yaitu dengan menghargai proses penyutradaraan peran lain disekitar saya. Dengan
kata lain saya pada akhirnya menempatkan diri sebagai manusia yang memiliki peran yang setara dengan manusia lainnya, yaitu peran sebagai
sutradara. Dengan selalu terhubung dan berkomunikasi dengan setiap peran disekitar saya. Agar dapat mengimplementasi gagasan ini, saya
menggunakan teknik lifecasting dan metode seni instalasi untuk merekam dan menyalin gestur dan impresi realistik masing-masing peran sesuai
komunikasi peran dari naskah gestural yang coba saya tawarkan pada mereka serta membangun konfigurasi ruang untuk membuat keintiman
hubungan perannya. Secara visual saya hadir dalam tiap percakapannya, dan hadirpun dalam sifat visual yang sama yaitu transparan. Yang saya coba
sampaikan adalah sebuah metode penyutradaaran yang halus, yang adil menurut saya yaitu yang saling mau melihat menembus, mau memahami, mau
menjadi. Maka keberhasilan dalam proses interaksi tersebut menjadi sangat penting. Apapun peran yang dipilih ataupun disematkan yang paling
penting adalah mengusahakan untuk tetap ‘saling’ dalam banyak hal. ‘Saling’ adalah dinamika yang menyebabkan hidup terus bergulir, menandakan
keberadaan orang lain disekitar kita. Saling selaras.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.