CLAY SERIES

Rezza Rainaldy -, Aminudin TH. Siregar

Abstract


Abstrak

Ketertarikan penulis terhadap potensi estetis dari obyek-obyek sederhana yang ada di sekitarnya merupakan sebuah pencarian baru dalam memperkaya tema dalam berkarya. Selama berkuliah, penulis selalu berkarya dengan potret, atau manusia sebagai subject matter dalam karyanya, karena manusia merupakan obyek yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pada kesempatan ini penulis mencoba keluar dari zona nyamannya dengan mencari sesuatu yang baru baginya.

 

Pada awalnya penulis mencoba menggambar tekstur dari batu atau kayu. Patahan, guratan, atau sayatan pada batu dan kayu memiliki garis, tekstur, dan komposisi yang menarik untuk dieksplorasi. Namun kendala yang dialami pada saat mengolah obyek batu atau kayu adalah sulitnya mencari, membentuk, atau mengomposisikan tekstur yang sesuai dengan keinginan. Seiring proses berjalan penulis menemukan tanah liat sebagai obyek baru dalam karyanya. Meskipun memiliki karakter yang berbeda, baik batu, kayu, dan tanah liat memiliki kompleksitas yang mirip. Hanya saja pada tanah liat penulis dapat bebas bereksplorasi bentuk dan komposisi yang diinginkan. Selain mudah diperoleh, tanah liat memiliki tingkat plastisitas yang tinggi sehingga mudah dibentuk sesuai keinginan.

 

Pengerjaan karya tugas akhir ini menggunakan teknik drawing crosshatching. Hasil akhir dari pengerjaan tugas akhir ini menunjukkan kepekaan mata penulis dalam melihat obyek tapi bukan kamera, manusia dapat melihat menggunakan imajinasi. Imajinasi menjadi penting di sini karena dapat mencari dan memperkirakan bagaimana sebuah obyek sederhana bisa memiliki nilai estetis yang luar biasa bila dilihat dari sudut pandang berbeda.

Kata Kunci : drawing, crosshatching, tekstur, tanah liat, potensi estetis


Abstract

The author interest of aesthetic potential from many simple objects near him is a new quest to enrich his themes in his work of art. During my study, I always work with a portrait or a human as my subject matter in my work, because it was the nearest objects to the daily life activities. On this occasion, the author tries to get out of his comfort zone to look for something new for him.

At the first, the author tries to draw the texture from a stone and wood. Fractures, scratches, or cuts in a stone or wood have an interesting line, texture, and composition to be explored. However, the problem that the author got when processing objects such as stone and or wood is it was difficult to find, shape, or compose the texture as you wish. As the process goes, the author found clay as his new object for his work of art. Despite having a different character, whether stone, wood, and clay has a similar complexity. It’s just that in clay, the author can be free to explore the desired shape and composition. Beside being easily obtained, clay has a high rate plasticity, so it can be shaped as desired.

The execution of this final works is using drawing crosshatching technique. The result of this final works shows sensitivity of the author’s eyes in observing an objects, not a camera, a human can see with their imagination. Imagination is important in here because it can find and predict how a simple object can have a beautiful aesthetic value when viewed from a different persepective.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.