ENSIKLOPEDIA TUMPENG

Nurillah Alfajria, Iman Sudjudi

Abstract


Abstrak
Hampir dalam semua kegiatan, tidak hanya di Jawa tetapi juga seluruh Nusantara, Tumpeng selalu muncul dalam beragam bentuk dan kelengkapan. Dari masa setelah kemerdekaan hingga sekarang tidak terdapat informasi terhimpun yang jelas dan dapat digunakan sebagai acuan tentang apa makna yang terkadung pada Tumpeng. Tumpeng beserta lauk-pauknya memiliki arti yang merepresentasikan simbol ekosistem di alam. Penyajian kuliner ini tidak dilakukan tanpa maksud dan tujuan, namun dibuat oleh suatu kelompok masyarakat yang memiliki keperluan penting bersifat ritual. Dalam wawancara yang dilakukan penulis dengan Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito, ia mengatakan bahwa pada jaman dahulu di daerah Jawa, budaya tutur merupakan budaya yang lebih kuat daripada budaya tulis, hal ini mengakibatkan kurangnya dokumentasi mengenai apa saja budaya yang dimiliki untuk dibawa ke generasi selanjutnya. Masalah ini menjadi faktor latar belakang penulis dalam penulisan kajian Seluk-Beluk Tumpeng dalam suatu buku Ensiklopedia.
Kata kunci: Tumpeng, kuliner, Jawa, budaya tutur, buku, Ensiklopedia.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.