APLIKASI RAGAM HIAS KERAMIK PERANAKAN CHINA MENGGUNAKAN TEKNIK LUKIS SUTRA PADA KAIN SUTRA

Annette Steven, John Martono

Abstract


Keramik Peranakan China adalah sebuah bentuk kerajinan gerabah yang muncul atas perpaduan budaya Melayu dan China yang banyak berkembang di daerah Asia Tenggara yang meliputi Singapura, Malaysia dan Indonesia. Kerajinan yang pertama kali muncul di abad 19 ini pertama kali dibawa oleh para pedagang China yang singgah di pelabuhan-pelabuhan Melayu yang kemudian menetap dan menerapkan budaya asal mereka dengan menyesuaikan gaya yang telah ada di Negara-negara Melayu tersebut. Keramik ini biasanya sering ditemukan sebagai peralatan rumah tangga sebagai peralatan masak dan makan yang memiliki ciri khas warna pastel yang cerah dengan motif dominan flora seperti sulur tanaman dan bunga peonies, dan motif burung phoenix.Ragam hias pada keramik Peranakan China ini memiliki arti sebagai pembawa kemakmuran, keseimbangan dan kesuburan. Setelah berkembang selama bertahun-tahun dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Melayu, ragam hias ini akan dicoba diaplikasikan dalam bentuk karya seni lainnya, yang dalam penelitian kali ini berbentuk sebuah lukis sutra.Lukis sutra pada umumnya memiliki gambaran abstrak, pertama kali muncul di China sebagai salah satu bentuk kesenian ekslusif yang digemari kalangan kerajaan. Pengaplikasian ragam hias Keramik Peranakan China ini diharapkan akan membawa kebaruan dalam bidang fashion dan kesenian juga pengenalan lebih luas pada masyarakat terhadap kebudayaan yang terkandung dalam kedua bentuk kesenian ini. Hasil akhir dari penelitian ini akan berupa koleksi pakaian wanita semi formal bergaya oriental modern.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.