MOTIF BATIK DENGAN APLIKASI TAMBOUR BEADING & EMBROIDERY PADA PRODUK TEKSTIL

R.A. Dyanisa Wahyu Ningrum, Ratna Panggabean

Abstract


Kain bermotif batik, di pasar lokal maupun internasional, umumnya adalah kain dengan teknik print. Kain print bermotif batik dinilai repetitif dan monoton secara tekstur, walau tampak menarik secara visual dua dimensi. Batik memiliki ragam motif yang dapat dieksplorasi dan diaplikasikan di atas kain dengan teknik yang lebih inovatif untuk memperkaya tekstil di Indonesia.
Tambour beading & embroidery, sebuah teknik bordir dan payet couture profesional sejak abad ke-18, menjadi salah satu solusi dalam mengenalkan kembali ragam motif batik dengan pendekatan baru, mengaksentuasi motif batik, dan mengangkat nilai jual kain bermotif batik tanpa menghilangkan karakter asli dari motif batik. Pada penelitian ini dilakukan penerapan teknik tambour beading & embroidery pada kain bermotif batik untuk memberikan tekstur dan elemen estetis agar dapat menambah daya jual dan menarik minat pasar baik lokal maupun internasional.
Teknik bordir dan payet tambour dapat memperkaya dunia kriya bordir dan tekstil Indonesia. Pengerjaan kain dengan teknik tambour memiliki waktu yang relatif lebih cepat dibandingkan teknik bordir manual. Teknik tambour dapat menjadi tambahan pengetahuan dan teknik alternatif untuk meningkatkan kapabilitas pengrajin bordir dan payet di Indonesia.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.