EKSPLORASI BUNGA KRISAN (CHRYSANTHEMUM) SEBAGAI ZAT PEWARNA ALAMI PADA KAIN SUTERA UNTUK PRODUK FASHION

Nadia Gitta Listyani, Dian Widiawati

Abstract


Laporan tugas akhir yang berjudul “Eksplorasi Bunga Krisan (Chrysanthemum) sebagai Zat Pewarna Alami pada Kain Sutera untuk Produk Fashion” menitikberatkan konsep kembali ke alam pada teknik pewarnaan tekstil dengan menggunakan bahan alami bunga krisan yang dikenal pula sebagai bunga seruni pada kain sutera untuk menghasilkan produk fashion yang ramah lingkungan (eco friendly) sesuai dengan isu global warming dewasa ini “go green”. Bumi Nusantara sangat kaya akan bunga krisan yang bisa hidup kapan saja tanpa memandang musim, namun bunga krisan ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai bunga hiasan berupa karangan bunga atau sebagai dekorasi ruangan, sebagai tanaman obat tradisional/herbal, penghasil racun serangga yang merugikan (hama). Pemanfaatan bunga krisan sebagai bahan pewarna alami yang ramah lingkungan masih terbatas penggunaannya. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan dan minat masyarakat, kurang peduli dan menipisnya rasa kebanggaan terhadap alam Indonesia. Inilah yang menjadi daya tarik utama penelitian. Teknik pencelupan kain sutera dengan zat pewarna alami bunga krisan dengan teknik celup ikat akan menghasilkan karya-karya estetik yang bernilai tinggi, unik, berbeda dalam ragam corak dan warna dibanding dengan menggunakan pewarna sintetis. Produk yang dihasilkan berupa lembaran kain dan produk fashion yang memiliki nilai tambah dalam budaya lokal yang ramah lingkungan. Diharapkan dimasa mendatang teknik pewarna alami lebih bisa memasyarakat sehingga membuka peluang usaha baru yang menjanjikan bagi sebagian bangsa Indonesia.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.