APLIKASI GAYA PSYCHEDELIC ART BERCORAK BINATANG LAUT DENGAN TEKNIK DIGITAL PRINT

Kezia Clarissa Langi, Biranul Anas Zaman

Abstract


Psychedelic Art merupakan suatu sebutan untuk gerakan seni akhir 1960-an, dalam pembuatannya para seniman menggunakan narkoba, yang mengakibatkan mereka dapat melihat warna yang dipertajam dan terdistorsi. Warna psychedelic merupakan warna yang tercipta dari pengalaman psychedelic yang disebabkan oleh obat-obatan seperti LSD, mescaline, dan psilocybin. Namun Psychedelic Art juga dapat digunakan tanpa narkoba. Psychedelic secara konseptual atau memiliki cara pandang secara filosofis terhadap dunia. Garis besar dari ide dalam pengalaman psychedelic adalah seniman mulai berpikir mengenai persepsinya sendiri.
Dunia ini diberkati dengan berbagai macam flora dan fauna, beberapa fauna yang jarang kita temui, yaitu Flower Head Jelly dan Giant Clam, merupakan salah satu fauna laut yang dalam adaptasinya dengan lingkungannya, mereka menghasilkan corak dan warna yang unik.
Penelitian atau perancangan akan dilakukan dengan menggunakan metoda kualitatif, yaitu penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif, dan penelitian studi kasus, yang merupakan pengujian secara rinci terhadap satu latar atau satu orang subjek atau satu tempat penyimpanan dokumen atau satu peristiwa tertentu . Kemudian dilanjutkan dengan merancang desain serta eksplorasi material dan teknik yang akan digunakan di desain tersebut.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.