EKSPLORASI DENIM DENGAN TEKNIK DESTRUKTIF

Devin Nathanael, Ratna Panggabean

Abstract


Trend fashion di dunia selalu berubah begitu juga di Indonesia. Trend merupakan suatu fashion yang terus terulang dengan suatu pola tertentu dengan jangka waktu tertentu pula. Dapat dilihat dari gaya berpakaian tahun 1960an, 1990an, 2000an, dan seterusnya. Fashion dewasa ini sudah menjadi kebutuhan primer. Trend harus terus diikuti agar tidak ketinggalan zaman. Kain jeans merupakan kain yang terbuat dari bahan alam yaitu kapas atau populer disebut katun ( cotton ). Kain ini dibuat dari serat kapas yang dibuat kasar ditenun secara diagonal menggunakan tambahan bahan tertentu. Jeans atau yang biasa disebut denim merupakan jenis kain yang sama. Perbedaannya hanyalah pada jenis benangnya. Jeans merupakan gabungan satu jenis benang yang memiliki warna yang sama. Sedangkan denim merupakan gabungan dua jenis benang yang memiliki warna yang sama.
Teknik destruktif merupakan sebuah teknik merusak kain untuk mendapaktan suatu motif, kesan, dan tekstur yang baru. Berbagai macam cara merusak kain, yaitu dengan devoure(merusak bahan organik pada kain), ripped(mengambil salah satu benang), dan bleaching(melunturkan warna).
Pemilihan judul diambil dengan masalah denim yang rusak atau robek dikaitkan dengan anak band, berandalan dan kaum buruh. Dalam karya ini penulis ingin mengubah cara pandang masyarakat yang menganggap denim yang rusak sebagai barang yang murah dan tidak berkelas. Disini penulis membuat produk denim yang rusak/destruktif tetapi memiliki nilai estetis dan berkesan classy.
Penelitian dan perancangan akan dilakukan dengan menggunakan metoda kualitatif, yaitu penelitian tentang riset yang besrsifat deskriptif.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.