EFEK TRANSLUSEN PADA MATERIAL BONE CHINA UNTUK PERANGKAT PENCAHAYAAN BERGAYA ART NOUVEAU

Fitri Meilani Syamsun

Abstract


Abstrak

Bone-china merupakan material tanah liat yang terbentuk dari batuan feldspatik, kaolin, dan abu tulang serta memiliki sifat tembus bayang setelah melalui proses pembakaran hingga suhu 1230 derajat celsius. Penelitian ini memanfaatkan sifat tembus bayang tersebut dengan aplikasi motif-motif bergaya Art Nouveau pada perangkat pencahayaan untuk interior. Gaya ini muncul sekitar awal abad ke-20 dengan ciri khas motif yang terinspirasi dari flora yang berupa sulur tanaman atau kelopak bunga. Produk yang dihasilkan berupa beberapa set perangkat pencahayaan yang dirancang untuk membangun suasana di lounge bar hotel dengan interior bergaya Art Nouveau. Eksperimen yang dilakukan menekankan pada eksplorasi material, teknik produksi, serta eksperimentasi bias cahaya.

Kata Kunci : art nouveau, bone china,  keramik, perangkat pencahayaan

 

Abstract

Bone-china is a clay material that consists of feldspatic rock, kaolin, and bone ash that has a translucent effect after fired above 1230 Celcius degree. This research is experimenting on the application of these effect using Art Nouveau motifs on indoor lighting fixtures. This style was popular in the early 20th century and usually identified by its floral motifs such as plant and flower. The output is to produce a lighting fixture for conditioning mood in a hotel lounge bar with an Art Nouveau interior style. Material exploration, production method, and light experimentation are the main concern of this experiment.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.